Benarkah Jika Bunga Bank Perkreditan Rakyat Lebih Tinggi dari Bank Umum?

Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Mungkin masih ada yang bingung mengenai sistem kerja di BPR bagaimana. Pastinya BPR sama-sama melayani peminjaman dengan bunga Bank Perkreditan Rakyat juga. 

BPR ini biasanya sering ditemukan di kota-kota kecil hingga ke desa-desa. BPR ini memiliki tujuan untuk melayani masyarakat, terutama masyarakat kecil. Bank Perkreditan Rakyat ini kegiatannya masih terbatas belum terjangkau oleh masyarakat luas. 

Sebelum jauh-jauh membahas mengenai pinjaman beserta bunga Bank Perkreditan Rakyat, ada baiknya memahami fungsinya. 

Fungsi Bank Perkreditan Rakyat 

Kehadiran BPR di tengah masyarakat kecil memang memiliki fungsi yang sangat mendukung. Ada beberapa fungsi diantaranya. 

  • Kesempatan membuka usaha 

Bagi yang ingin membuka bisnis tetapi masih belum memiliki modal, BPR memberikan layanan pinjaman untuk membuka usaha. Sama halnya dengan bank pada umumnya, nasabah juga dapat meminjam dengan syarat tertentu. 

Bagi masyarakat kecil kehadiran BPR ini cukup sangat menguntungkan. 

  • Membantu pembangunan desa 

BPR sering ditemukan di beberapa wilayah kecil, seperti desa. Maka, salah satu fungsinya ini membantu pembangunan desa. Dengan adanya BPR ini dapat memajukan desa yang masih ketinggalan. 

  • Layanan perbankan

Fungsi Bank Perkreditan Rakyat juga memberikan layanan perbankan yang dapat dirasakan seperti bank pada umumnya. Pastinya layanan perbankan ini memberikan pinjaman perseorangan atau penyedia jasa pinjaman. 

Sebelum melakukan transaksi atau pinjaman di Bank Perkreditan Rakyat ada baiknya pelajari mengenai sistemnya juga. 

Alasan Suku Bunga BPR Tinggi

Jika yang ingin meminjam di BPR, jangan kaget jika suku bunga yang harus dibayarkan cukup tinggi. Ada beberapa alasan diantaranya.

  1. Seperti diketahui bahwa Bank Perkreditan Rakyat atau BPR ini hanya ada di daerah-daerah saja. Maka, skala pasar yang sempit dan pangsa pasar tersendiri.
  2. Biasanya bunga kredit yang diberikan kepada nasabah juga tinggi. 
  3. Karena mengikuti tren suku bunga perbankan lainnya, membuat adanya persaingan untuk mempertahankan debitur. 
  4. BPR membuat karakteristik yang berbeda dari bank pada umumnya, agar orang tetap mencari bank umum untuk melakukan transaksi. 

Pastikan sebelum melakukan kegiatan perbankan atau pinjaman di Bank Perkreditan Rakyat atau BPR harus menghitung rinciannya. Apalagi masalah akan suku bunga bank perkreditan rakyat yang sudah dipaparkan. Jangan sampai suku bunganya memperberat pengeluaran Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *