Kalender Masa Subur Sebagai Acuan Melakukan Tes Kesuburan Rahim

Tes kesuburan rahim adalah metode medis untuk memeriksa kondisi rahim seorang wanita. Ada banyak pertimbangan bagi seorang wanita untuk melakukan tes ini. Salah satunya adalah bila anda tidak kunjung hamil meskipun telah rutin berhubungan pada masa subur. Adapun salah satu cara untuk mengetahui masa subur adalah melalui kalender. 

Akurasi hitungan masa subur lewat kalender memang tidak sebaik alat tes kesuburan. Meski demikian, metode ini dapat dilakukan dengan tanpa biaya. Selain itu, kalender kesuburan juga telah digunakan secara turun-temurun sejak zaman dahulu kala.

Dibawah ini merupakan uraian tentang bagaimana cara menggunakan kalender untuk mengetahui masa subur wanita.

Cara kerja kalender kesuburan

Seringkali kita dengar bahwa masa subur seorang wanita adalah pada hari ke 14 dalam siklus menstruasi. Pendapat ini tidak sepenuhnya salah, meski tidak bisa juga disebut akurat. 

Hal ini dikarenakan setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak sama pada setiap periodenya. Ada sebagian kaum hawa yang awalnya memiliki siklus menstruasi 27 hari, kemudian berubah menjadi 30 hari, 28 hari, dan seterusnya. 

Mengecek masa subur menggunakan kalender akan memberikan hasil yang lebih akurat, sebab ketimbang menerka-nerka kapan ovulasi terjadi, kalender masa subur memberikan hasil berupa rentang hari yang bisa dijadikan patokan waktu untuk berhubungan. 

Adapun cara menggunakan kalender masa subur untuk acuan tes kesuburan rahim adalah sebagai berikut :

  • Masa subur hari pertama dapat diketahui dengan mengurangi siklus terpendek menstruasi dengan nominal 18. Sebagai contoh, bila siklus menstruasi terpendek anda adalah 28 hari, maka kurangi dengan bilangan 18. Maka akan didapat hasil 10. Itu artinya, hari pertama dalam kalender masa subur yaitu hari ke-10 setelah hari pertama menstruasi.
  • Masa subur hari terakhir dapat diketahui dengan mengurangi siklus terpanjang menstruasi dengan nominal 11. Contohnya, bila siklus menstruasi terpanjang anda adalah 31 hari, maka kurangi dengan angka 11. Maka akan didapat hasil 20. Hal itu menandakan bahwa hari terakhir masa subur adalah hari ke 20 setelah hari pertama menstruasi.

Dari penghitungan kalender tersebut, dapat diketahui bahwa periode masa subur anda berada pada hari ke 10 serta ke 20 setelah hari pertama menstruasi. 

Pada waktu-waktu tersebut, anda dianjurkan untuk lebih intens berhubungan demi meningkatkan peluang kehamilan, atau menghindari berhubungan bagi mereka yang ingin menunda momongan.

Mengecek kondisi rahim setelah berhubungan di masa subur

Kalender masa subur dapat menjadi acuan bagi anda untuk melakukan tes kesuburan rahim. Hal tersebut dapat dilakukan bila anda telah intens berhubungan pada periode kesuburan, namun tidak juga mendapatkan momongan

Bila hal itu terjadi, ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter kepercayaan anda dan melakukan beberapa tes kondisi kesuburan, seperti USG, Laparoskopi, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *